Boy dan girl adalah sepasang kekasih yang kehidupan cintanya dipenuhi dengan pertengkaran dan tangisan. Tapi cinta mereka tidak pernah surut, bahkan dari setiap masalah yang mereka hadapi membuat ikatan cinta mereka semakin kuat.
Beberapa tahun telah berlalu, girl merasa bahwa boy mulai menjauhinya. Hingga suatu hari boy mengirimkan girl puisi permintaan maaf. Puisi tersebut mengatakan bahwa boy dan girl tidak mungkin untuk bersatu kembali. Setelah saat itu, girl mulai membenci boy dan berharap mereka tidak akan bertemu kembali.
2 tahun berlalu, girl akhirnya menikah dengan pria pilihan orang tuanya. Dan saat itu datang orang tua boy dengan membawa bungkusan besar yang dititipkan boy untuk girl. Dan setelah dibuka, ternyata isi dari bungkusan itu adalah semua benda - benda yang pernah diberikan girl untuknya. Dengan sekejap air mata girl mengalir setelah ia membaca surat dan diberitahukan bahwa boy telah meninggal saat ia hendak menemui girl untuk terakhir kalinya di hari pernikahannya itu.
Dalam suratnya, boy mengatakan dia terpaksa meninggalkan girl karena dia mengidap kanker otak yang bisa merenggut nyawanya kapan saja, dan selama menghilang. Ternyata boy sedang dirawat di sebuah rumah sakit. Dan karena tidak ada kemungkinan untuknya sembuh. Akhirnya boy mengorbankan citanya demi kebahagiaan girl. Dia ingin melihat girl bahagia meski bukan karenanya...
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar